Tentang Pondok Pesantren Waria

beberapa penelusuran online yang dilakukan oleh seorang teman dalam topik diskusi “bahwa di jogja itu ada pondok pesantren khusus waria” dan saya tidak tahu harus memberikan pencerahan yang seperti apa? tapi saya mengutip dari hasil diskusinya

berikut kebawah adalah hasil sharingnya.

Menurut saya sah sah saja, toh tujuannya baik. Yaitu untuk mendalami agama. Dan bukan menyimpang agama.

Janganlah kita memandang hanya dengan 1 sisi.

Jangan tutupi beribu kebaikan hanya karena 1 kesalahan.

Iyaa menurutku sah sah aja. mereka ingin brertobat dan mereka mgkn agak sungkan jika bergabung dengan masyarakat ketika bertaubat.

Yang jadi masalah itu yang diajarkan mendukung waria apa menolak.

Kalau mendukung ya jelas gak ada kebaikan yang sejati.

Sebenarnya waria dan banci itu berbeda.

Waria = seorang laki laki yang bekerja dengan tampilan wanita untuk mencari rejeki atau memenuhi kebutuhan sandang pangan papannya. Tapi sebenarnya jiwa laki lakinya masih ada dan dia sadar kalau dia itu laki laki yang sedang bekerja dengan tampilan wanita.

Sedangkan banci adalah seorang laki laki yang memiliki kepribadian seperti wanita. Sikapnya yang lemah gemulai dan dia mengakui dirinya sebagai wanita. Dan bukan sebagai laki laki.

Dosen saya kebetulan seorang peneliti, dan dia sudah meneliti ttg kehidupan waria.

Dan rata rata waria itu paling tidak suka dibilang banci.

Ya kita liat mereka mengarah kemana ajarannya.mngarahkan mereka menjadi laki laki atau membuat mereka Selagi itu baik, saya akan mendukung.

Kali saja dengan dia belajar mendalami agama, dia akan terbuka bahwa tindakan dia menjadi waria itu sebenarnya menyimpang.

But.. selagi itu baik why not ?

Kali aja dia lebih baik daripada kita.

Kalau menurut saya jika waria. Itu sudah mendalami agamanya seharusnya dia mengerti bahwa kodrat dia adalah laki laki dan harus diubah. Bagi kita mungkin baik tapi belum tentu dimata allah itu baik. Karena, Allah mengetahui apa yang ada dilangit dan dibumi.

Yang tahu itu cuma Allah, ya pondok ini didirikan khusus mereka (kaum waria) yg ingin brtaubat kan. setahu saya, mereka akan merasa tidak sendiri jika mereka berada di kaumnya, jadi tidak ada salahnya jika tujuan mereka sama sama kembali ke kodrat.tapi yang namanya taubat tetap berproses toh. dan tidaka sebentar.

Maybe, karena dia sudah sedikit mengetahui tentang itu. dia berusaha untuk belajar agama lebih dalam.

So.. seperti yang kita tau selama ini, khalayak selalu memandang mereka sebelah mata dan selalu menggunjing pekerjaan mereka sebagai waria..

Pandangan sosial terhadap diri kita itu bisa mempengaruhi keadaan psikis seseorang sehingga bisa membuat kita menarik diri..

Oleh sebab itu maybe ada orang yang paham akan itu membuat pesantren khusus waria dimana ditujukan untuk para waria belajar tentang agama lebih dalam lagi dengan tenang tanpa gunjingan masyarakat kepada mereka.

Ketika kita berada dalam satu kaum atau komunitas yang sama seperti kita, itu bisa membuat kita lebih leluasa untuk bertindak
Mungkin itu juga salah satu latarbelakang didirikan pesantren.

Maaf.. Setau saya. Banci atau wandu dalam bahasa jawa. Artinya memiliki kelamin ganda. Kalau waria. Laki laki yang seperti wanita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *