[Adv] Tampil Cantik Sejak Kecil, Kenapa Tidak?





Hello, perkenalkan saya Annisa Dewi. Umur ku sekarang 23 tahun. Aku suka sekali dengan hal-hal yang berbau kecantikan.

Entah itu makeup, skin care, ataupun treatment. Koleksi makeupku juga cukup banyak dan teman-teman juga sering memberikan pujian untuk hasil makeupku. Sedikit cerita, kemarin aku merapihkan alis aku di salah satu Salon terkenal di Bandung.

Saat disana ternyata sudah banyak Anak SMP berseragam putih-biru. Sepertinya beda banget ya dengan dulu jaman aku SMP. Aku saja baru men-threading alis aku semenjak umur 22 tahun.

 

prelo.PNG
Source: prelo.co.id/blog

 

Jujur aku termasuk orang yang cukup dini mengenal hal-hal berbau kecantikan, entah itu makeup atau skin care.

Aku sudah mulai menggunakan dokter spesialis kulit & kecantikan semenjak SMA lho! Waktu aku SD aku sudah punya “my daily makeup routine”, yaitu Baby Cream & powder dari Johnson & Johnson.

Tapi, semenjak kelas 6 SD aku sudah mulai menyentuh moisturizer dari Garnier. Aku fikir aku sudah cukup ‘wow’, tapi ternyata salah.

Aku punya ponakan yang sekarang duduk di kelas 4 SD. Dia sudah pintar dandan, sudah bisa menggunakan eyeliner & lipstik dengan rapih.

Dia juga sekarang menggunakan facial wash dari Wardah, dan sudah tidak mau menggunakan Baby Cream.

Saat aku SMP, “my daily makeup routine” itu hanya menggunakan moisturizer dan powder. Moisturizer yang aku pakai dulu itu dari merek Hazeline dan untuk powdernya itu dari Marks. Aku juga sudah mulai menggunakan skin care, yaitu Biore facial wash.

Disamping facial wash, aku mulai rutin menggunakan masker bengkuang dari Mustika Ratu. Bandingkan dengan anak SMP sekarang, mereka pergi ke sekolah juga sepertinya sudah menggunakan concealer, powder, blush on, eyebrow, lip tint, atau bahkan menggunakan eyeliner & mascara juga.

Saat SMA aku mulai menggunakan yang namanya compact powder. Aku menggunakan compact powder dari Pigeon hingga aku mengenal yang brand Maybelline karena bintang iklannya Sherina. Semenjak SMA, “daily makeup routine” yang aku pakai itu compact powder Pigeon/Maybelline dan Lip Ice. Untuk skin care, aku sudah mulai coba facial wash dan masker yang beragam sampai akhirnya jerawatan cukup parah.

Akhirnya, aku memutuskan untuk berhenti menggunakan semua skin care dan beralih ke dokter. Karena dulu sedang marak muncul dokter-dokter dan klinik kecantikan.

Anak SMA jaman sekarang, pasti sudah tidak mengenal yang namanya Pigeon atau Lip Ice. Bahkan aku yakin anak SMA sekarang daily makeup routine-nya udah sama seperti aku sekarang, yaitu skin care dokter atau skin care merek terkenal, foundation/BB Cream/Cushion, concealer, powder, eyeliner, mascara, blush on, eyebrow, dan lipstick.

Sangat jauh berbeda jika membandingkan jaman dulu dengan sekarang. Apalagi produk-produk kecantikan sangat cepat perputarannya. Baru muncul BB Cream, lanjut CC Cream, sekarang ada DD Cream.

Untuk yang memang interest dengan hal-hal berbau kecantikan, pasti akan selalu update terhadap produk-produk yang terbaru. Sampai akhirnya aku menemukan Prelo. Aku bisa menjual makeup atau skincare yang tidak pernak dipakai lagi.

Uang hasil penjualannya, aku pakai untuk membeli makeup atau skin care terbaru juga di Prelo. Karena harus update dengan produk yang terbaru, untuk hanya sekedar nyoba sih membeli yang second aja. Harga jauh lebih murah, kualitas sama seperti yang baru, dan pasti original.

ditulis oleh penulis tamu Mba Anisa Dewi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *