Selalu Saja Panen Cabai [Sebuah Pengalaman]

Setelah terbiasa berhari hari panen cabai di sapen, mojolaban sukoharjo yang berbatasan dengan jaten salah satu kecamatan di kabupaten karanganyar.

Ada kalanya ketika panen cabai itu mengalami hawa yang panas karena matahari begitu teriknya, sehingga aku tidak begitu kuat menahan teriknya yang menyengat hingga menyeka nyeka air keringat.

Dalam seminggu panen 4 kali. Sehingga tidak ada waktu jadwal main main ke tempat yang modern hehe..

Tapi panen cabai itu juga mendatangkan sebuah pengalaman yang tentu bermanfaat diwaktu waktu yang lain kelak.

Misalnya ketika panen cabai, saya bermain main dengan ‘endut’ tanah gambut yang diambil dibawa pulang buat uji coba menanam di pot apakah tanaman yang saya tanam nanti cocok dan bisa menghasilkan buah yang baik. Karena tanah di sapen sangat subur subur itu terlihat tatkala memetik cabai merah besar yang gemuk gemuk.

Selain itu saya juga mengambil rumput beserta akar akar asli dari tanah sapen. Rumput yang diambil itu akan saya tanam dan manfaatkan buat pakan ternak, karena saya punya harapan untuk bisa beternak hewan hewan yang suka dengan rumput.

Nano nano bila punya pengalaman yang banyak dan menuliskan di lembaran lembaran kertas, hingga keyboard destkop maupun ponsel.

Semakin kita menulis pengalaman yang bermanfaat dan tidak boleh dihilangkan. Karena jika dihilangkan nanti pengalaman yang baru ditulis akan hilang.

Simpanlah yang mana orang lain bisa membuka goresan pengalaman yang pernah ditulis saat kita meninggal nanti.

Apakah kita tidak mau hidup sia sia tanpa mau menuliskan kembali pengalaman pengalaman masa lalu yang menrut kita mungkin sepele.

Saya yakin itu akan ada manfaatnya buat orang lain. Jadi tulislah pengalaman bermanfaat sebanyak mungkin.

Termasuk saya menulis pengalaman tentang panen cabai dari pagi hingga sore jam 3

Lahannya luasnya sehingga satu kebun cabai itu dipetik sehari tidak akan mampu untuk satu orang hingga 4 orang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *