Pengalaman Punya HP

sangat sedih bila mengingat masa lalu pertama kali punya HandPhone.

ada suka dan dukanya yang tetap membekas dalam ingatanku.

aku yang sebenarnya ingin punya HandPhone saat masih disekolah dasar kelas 6 SD

Ayah pernah menjanjikan akan membelikan HandPhone kalau aku bisa menjadi yang terbaik di kelas, tapi tidak menjadi yang terbaik.

Saat persiapan masuk SMP aku bingung mau melanjutkan sekolah dimana. ada yang mau melanjutkan sekolah ke SMP MTA Gemolong Sragen tapi terlalu jauh dari tempat tinggal orang tua di jumantono karanganyar, aku takut sekolah disana tapi ayah menjanjikan akan membelikan HandPhone istimewa buatku bila aku bisa sekolah disana.

akhirnya jadi lupa jika aku sekolah di SMP MTA bakal dibelikan HandPhone, aku malah sekolah di MTsN Gondangrejo Filial Ngadiluwih Matesih Jumantono Karanganyar. semua untuk beli HandPhone merek terbaik pupus sudah.

akhirnya sudah tidak ingat lagi untuk membeli HandPhone. cuma dibelikan HandPhone smartfren dan hatiku masih belum sreg karena HandPhone yang diidamkan tak sama. dan itu terjadi saat masih kelas 1 MTsN

yang dilakukan di HandPhone bekas tapi masih terlihat baru hanyalah main game yang ada kalau ngga salah termasuk main kartu.

lalu dimasa masa berikutnya aku mengumpulkan uang untuk membeli HandPhone baru. uang hasil tabungan dan mengambil secara sembunyi bunyi dari orang tua hingga terkumpul ratusan ribu rupiah yang dirasa tepat untuk harga HandPhone baru.

ketika ayah tahu kalau aku beli HandPhone merek baru orang tua marah besar. hanya bisa menundukkan pandangan karena orang tua murka besar.

HandPhone kedua adalah Nokia 1680 Classic kalau ngga salah ingat. HandPhone itu kini sudah menjadi ponsel versi jadul dan mulai ditinggalkan oleh penggemarnya.

itu termasuk salah satu HandPhone dengan layar berwarna, bisa dibuat untuk mengakses internet pula.

awal awal punya HandPhone baru itu seringkali mendownload game game baru dan memainkannya.

ketika masuk SMA jarang sekali pegang HandPhone karena aku tinggal di asrama putra SMA MTA Surakarta. hanya pas perpulangan saja leluasa untuk memegang HandPhone. walaupun yang kupegang masih HandPhone jaman dulu belum yang seperti sekarang (smartphone) layarnya bisa disentuh oleh tangan tidak seperti varian sebelumnya.

terkadang aku juga meminjam HandPhone ayah untuk main main saja.

aku baru punya HandPhone latar layar sentuh ketika sudah lulus dari SMA di tahun 2013 bulan puasa ramadhan minggu ketiga.

itu uang gabungan antara uangku dengan uang ayah. HandPhone itu yang akan digunakan untuk nafar ramadhan/safari ramadhan ke cabang MTA yang menjadi tujuan nafarku.

HandPhone layar sentuhku itu mereknya samsung Galaxy Young S…) layarnya masih sangat kecil tidak seperti layar sentuh lain yang lebih jumawa. itupun beli yang bekas dan HandPhone smartphone Samsung Galaxy Young hingga 8 april 2015

sejak 9 april aku hijrah dari Samsung Galaxy Young ke OPPO Joy R001

HandPhone ini satu satunya HandPhone Smartphone Android yang beli dengan merek baru bukan bekas.

sejak itu HandPhoneku adalah Smartphone OPPO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *