Pengalaman dengan Bahasa Inggris

saya baru saja teringat tentang pengalaman masa lalu soal belajar bahasa inggris.

mulai mengenal pelajaran bahasa inggris sejak kelas 5 MI karena ini menurut saya tahun pertama berbahasa inggris.

guru bahasa inggris kala itu bu niswatun nisa.

gimana tidak tidak, sudah sejak itu pula saya alergi dengan bahasa inggris.

tidak bisa mengikuti pelajaran itu.

bisa jadi karena telinga saya yang sedikit terganggu karena memiliki masalah dengan pendengaran sejak kecil beberapa bulan sejak kelahiran.

dan tetap berlanjut di kelas 6 tetap tidak bisa bahasa inggris dan belum ada kecintaan dalam berbahasa inggris.

begitu pula hingga MTsN tetap belum terlalu menyukai bahasa inggris sampai sampai nilai pelajaran bahasa inggris jelek.

saya tidak tahu apa penyebab sampai bisa begitu dengan bahasa inggris. apakah karena pikiran negatif yang sudah terbentuk sejak saya berkenalan dengan bahasa inggris pertama kalinya?

mungkin dikarenakan pikiran negatif yang berkembang ini yang tetap selalu mendominasi tidak selalu bisa bisa inggris.

sampai pada suatu ketika saya merasa percaya diri kalau hasil ujian nasioanal bahasa inggris saat MTsN itu diatas 55,5 tapi apa yang terjadi?

ternyata dugaan saya salah bahwa nilai bahasa inggris yang saya dapat itu 4,8 dan sedikit shock dengan hasil yang sedemikian buruk itu, tapi saya lulus karena ditutupi dengan mata ujian nasional lain sehingga bisa menutupi.

dan begitu juga dengan SMA tetap belum ada minat yang kuat untuk bisa berbahasa inggris bahkan selalu momok yang menakutkan untuk bisa mahir.

kelas 1 dan 2 SMA dari guru yang sama juga belum membuahkan hasil.

apa mungkin karena juga pendengaran saya yang bermasalah sehingga untuk mendengar suara vokal vokal bahasa inggri agak kesulitan.

tidak bisa mengeja sebagaimana orang asing yang ahli berbahasa inggris disebabkan karena ketidakmampuan telinga dalam mendengar.

dan pada kelas 3 SMA adalah tahun pertama saya menggunakan alat bantu dengar. dan itu atas rekomendasi dari pengasuh atau pembina asrama saya. karena alat bantu dengar itu bagi orang selevel setingkalt saya kala itu harganya sangat mahal, tapi beliau memberitahu salah seorang kawan yang memiliki alat bantu dengar dengan harga  lumayan murah.

dari sinilah awal mula mengenal dan memulai alat bantu dengar.

di kelas 3 juga belum bisa memahami bahasa inggris karena saya belum bisa menyesuaikan dengan alat bantu dengar itu.

hingga saya lulus pun juga belum bisa. dan alasan berbeda lagi, alasanya : karena tidak bersungguh sungguh sehingga hasilnya kurang optimal, kurangnya kosa kata bahasa inggris sehingga menganggu kestabilitas dalam belajar.

dan kini saya jadi tahu bahasa berbahasa baik itu inggris maupun bahasa lainnya adalah bagian dari ketrampila berbahasa dan untuk menguasai itu perlu semua komponen yang ada seperti : membaca, mendengar, menulis, dan berbicara.

semua itu saling mendukung satu sama lain. dan sejak beberapa bulan yang lalu saya mempunyai tekad untuk bisa berbahasa inggris walaupun dikaruniai kekurangan fisik berupa tidak bisa mendengar dengan baik.

dan punya target untuk bisa minimal membaca dan paham isi maksud suatu artikel atau buku dalam bahasa inggris.

saya mulai hari ini berusaha untuk bersyukur dengan keadaan tidak bisa mendengarkan seperti orang normal, tapi punya sebuah keinginan dan kemauan yang bulat.

tapi saya tidak tahu kapan benar benar lancar menguasai bahasa inggris itu.

bagaimana dengan Anda? ada tambahan?

One thought on “Pengalaman dengan Bahasa Inggris

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *