Pendengaran ku Lagi, Pengalaman Hidup

ada seseorang teman dari grup inspirator indonesia yang saya ajak chat secara pribadi.

dari seputar sharing itu bahwa dirinya seorang guru di sekolah alam tangerang. guru sekolah untuk anak anak berkebutuhan khusus.

dari perkenalan awal bahwa dirinya seorang guru ABK maka saya mengatakan bahwa aku sendiri juga termasuk anak anak dalam daftar ABK atau disabel yang membutuhkan kebutuhan khusus.

dari sini ia mengajak sharing

“Kakak domisili mana? Tuna rungu sejak kapan?
Adikku juga tuna rungu ka
Mungkin bisa berbagi pengalaman kakak supaya bisa memotivasi adikku juga”

dan menanggapi ini. bahwa saya masih sedikit normal masih bisa mendengar orang berbicara, masih bisa mendengar suara televisi dan alat alat elektronik lain walaupun suaranya samar samar. ketika tidur suara televisi pun masih bisa terdengar sedikit.

saya di diagnosis sejak kecil ketika masih berusia beberapa bulan karena jatuh dari tempat tidur sehingga itu berefek pada sistem pendengaran kedepan. dan orang tua baru tahu beberapa tahun kemudian.

“Adikku juga sama kak, kalo dia kecelakaan pas usia 1 tahun”

Jatuh dari atas jendela yang tingginya sekitar 2 meter. Pas jatuh itu posisinya terlentang kena meja trus langsung ke lantai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *