Menulislah Selagi Badan Masih Dikandung

kita tidak tahu hidup sampai kapan waktunya?

tapi kalau memang suka menulis tidak dilakukan sedari sekarang?

menulislah berjilid jilid atau berlembar lembar kertas setiap akan lebih baik daripada tidak menulisnya.

tulis menulis itu juga perjuangan. nikmati hasilnya ketika kita telah tiada. mereka akan merasakan manfaatnya dari tulisan kita ketika sudah tiada. misalnya imam bukhari dan imam muslim. beliau telah tiada tapi jejak penanya masih bertahan hingga hari ini.

menulislah sebelum ajal menjemput.

sahabat mu
mukhofasalfikri.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *