Menancapkan Impian menjadi Kenyataan


dulu ketika saya masih kecil. mungkin diri saya tidak memiliki cita cita yang tinggi dan besar.

 

ya. orang tua saya menganggap saya bodoh dan tidak diperhitungkan untuk mewujudkan sebuah cita cita yang harus direalisasikan di masa dewasaku.

saya termasuk kriteria anak bandel sampai menendang pak guru ketika masih sekolah dasar dulu.

tentu ini suatu sikap yang tidak terpuji dan tidak sopan terhadap yang lebih tua.

Rekomendasi : Sebagian Impian di 2015 Kedepan dan Evaluasi Diri

saya sudah sejak kecil oleh orang tua di ketahui memiliki kekurangan dalam pendengaran.

hingga berapa banyak dan berapa kali saya hingga berobat unuk sekedar penyembuhan agar telinga bisa normal bagaimana seperti layaknya manusia normal pada umumnya.

ketika dulu temanku saat kelas ditanya apa cita citanya?

jadi jendral pak

dan saya sendiri derambingung apa cita cita kedepan.

saya cuma bercerita apa adanya.

cita citaku menjadi polis.

waktu berjalan lama dan lama banyak cerita motivasi baik dari buku maupun cerita dari bapak dan ibu guru.

semakin kedepan cita cita untuk meraih impian semakin besar dan jelas.

maka sejak saat itu saya banyak menuliskan impian dan ide ide besar yang memang harus ditargetkan dan bisa menjadi nyata.

impian untuk bisa menjadi seorang penulis profesional, serang blogger ahli di bidangnya, bisa menguasai banyak bahasa dengan kekurangan yang ada.

tidak ada yang tidak mungkin bahwa impian yang aku camkan akan bisa ditaklukkan.

impian untuk bisa memiliki perpustakaan raksasa di seantero indonesia, mikroskop pribadi, teleskop pribadi, taman buah yang besar juga masuk dari impian kala itu.

menabung uang emas atau dinar adalah sudah aku azzamkan ketika SMA bahwa kelak saya harus memiliki dan untuk masa depan saya, istri dan anak anak ku kelak.

memiliki sebuah kantor khusus untuk ngeblog adalah juga bagian perencanaan jangka panjag yang harus dan terus aku impi impikan sedari sekarang.

bisa keliling dunia bersama keluarga besar adalah juga sudah saya tulis.

negara mana saja yang ingin dikunjungi juga sudah ditulis dalam blog beberapa bulan yang lalu.

hingga hendak memiliki kebun sawit di kalimantan kata bapak saya ketika itu

bisa menjadi orang yang multitalenta dalam berbagai bidang  juga merupakan impian yang harus benar benar diwujudkan sebagaimana seorang pembesar daulah islam masa lalu juga ahli dalam beberapa bidang masing masing.

untuk meraih cita cita dan impian yang dibilang sampah oleh orang tua dan masyarakat sekitar kita.

kita harus benar benar berani mewujudkan itu. bahwa diriku bisa .

jangan takut untuk bermimpi besar.

karena mimpi kecil bila berani untuk memwujudkan dengan sungguh sungguh suatu saat akan ada titik terang.

mewujudkan hal seperti itu tidak harus bersantai santai, berleha leha. ada banyak titik perjuangan yang ditorehkan hingga menghabiskan banyak tenaga, pikiran, dan menuntut kesabaran dan keiklasan yang begitu besar.

ada kalanya mimpi yang kita wujudkan akan menemui titik cobaan dari banyak orang orang yang tidak begitu suka dengan impian yang hendak kita lakukan.

pasti aka menemui banyak cibiran demi cibiran kritik yang pedas yang bersifat menjatuhkan daripada membangun.

emosi kita benar benar tersulut.

semoga banyak impian impian kecil dariku yang akan bisa merubah dunia.

seperti kata bung karno

berilah saya 1000 orang tua niscaya akan saya cabut semeru hingga akar akarnya, beri saya 10 orang pemuda maka aku akan kuguncang dunia.

Rekomendasi : Sejak Kapan Mukhofas Menulis?

mari dan ayo kita tancapkan impian besar sebanyak banyak untuk menjadi revolusi perubahan dunia yang lebih baik.

dan kita tetap belajar dari masa lalu dan pengalaman orang lain untuk kemajuan kita yang lebih baik.

Mukhofasalfikr

Masukkan emailmu untuk dapat pengalaman terbaru:

Delivered by FeedBurner