Kekuatan Pikiran dengan Ilmu Syariah

pikiran negatif lebih dominan dari pikiran positif.

misalnya saat akan memasuki ruang ujian, saat masih di rumah/kost kita masih berpikir positif untuk bisa mengerjakan tugas/soal ujian nanti.

tapi saat mulai berangkat dan sampai perjalanan pikiran positif akan sedikit bergeser ke arah negatif beberapa persen saja.

ketika sudah sampai pintu gerbang pikiran negatif sudah cukup menguat

“apakah saya nanti bisa menjawab soal dengan baik ya?”

“aku nanti sehabis ujian nilainya bagus ngga ya?”

“aku takut kalau nanti tidak naik kelas”

dan pikiran negatif lainnya.

saya juga sering begitu ketika hendak berhadapan sesuatu yang belum pasti. bahwa pikiran negatif itu juga sangat berpengaruh dalam pencapaian tujuan yang belum dilalui.

jadi saya pengen berusaha untuk bisa berpikiran positif untuk mendapatkan apa yang diharapkan.

tetap mengeruk ilmu terutama ilmu syariah karena terkadang kita menyepelekan bahwa ilmu syariah itu sudah ngga relevan lagi dengan zamannya. buktinya sepanjang zaman tetap saja bertahan, cuma kita ngga mau mengambil pelajaran darinya.

hidup bahagia harus didasarkan atas ilmu (Al-Quran dan As-sunnah)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *