Cara Mencari Ide Menulis

Mencari ide tulisan

Seorang penulis itu membutuhkan kepekaan.

Peka terhadap lingkungan sekitar (harus jeli mengamatinya).

Jika ia melihat pemulung lewat didepannya, insting menulisnya langsung bergetar.

5 W 1 H langsung memasang sinyal :

“siapa pemulung itu?”

“sudahkah ia makan?”

“siapa yang ia bawa kemana mana di gerobaknya? Anaknyakah?

“dimana ia tinggal?” dipetak rumah ataukah numpang tidur di selasar depan ruko?”

“bagaimana pendapatannya?” rutin dapat uangkah?

Lihat dengan jeli. Rasai dengan hati. Coba posisikan kita sebagai dia.

Ide tulisan ada disekitar kita.

Coba lain waktu : lihatlah anak ABG seumuran SMP menenteng senjata, bukan berjihad tapi hendak berangkat tawuran. (ini juga termasuk ide tulisan)

Bahkan saat ngobrol dengan teman bisa kita olah menjadi ide yang keren untuk kita tulis.

Saat saya memandangi gunung merapi di pagi hari, saya tersentak dan langsung menulis puisi kebesaran Ilahi.

Ide ada dimana?

Tangkaplah dan tulislah.

Bahkan saat naik bus. Banyak hal yang bisa kita tulis.

Atau saat melamun kala mengayuh sepeda atau sedang menjaga dagangan di pasar dan atau menyiram bunga didepan rumah kita. Ide begitu berlimpah.

Itulah ide : satu ketikan yang butuh kamu tuliskan. Dan jangan menundanya. Karena ide bisa cepat menghilang dan menguap. Sama denga air panas dan begitu menguap akan hilang seketika.

Apa yang kamu lihat, demgar, rasai, raba, renungi khayalkan adalah ide tulisan .

Tergantung .. jika kamu menuliskannya bearti itu menjadi bahan tulisan. Tapi jika kamu mebiarkan lewat alamat ide bagus itu pasti lewat.

Mengasah untuk melatih ide?

Coba belajar dan praktekan mind mappin (peta pikiran)

Udah jangan banyak banyak , kuncinya : action (menulis)

 

4 thoughts on “Cara Mencari Ide Menulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *