Bagaimana Cara Mengatur Pola Berinvestasi? Cocok untuk Pemula

Apakah kamu ingin gabung ke grup sejarah?

Apakah kamu pengen tau sejarah suatu tempat? Misalnya Sejarah Raja Ampat Papua?

Apakah Pengen Tau Kisah Traveler Legendaris yang akan Saya Suguhkan?

Apakah Kamu udah tau pahlawan - pahlawan wanita Indonesia? 

Apakah kamu pengen tau tokoh muslimah yang berkontrubusi dalam sejarah islam?

Saya mengajak kamu jika kamu betul betul mau

Join via Whatsapp

Seorang investor yang baik adalah investor yang bijak dan tahu kapan harus bertindak.

Mulai dari pengambilan keputusan sampai mengatur pola berinvestasi harus disesuaikan agar mendapatkan keuntungan dan terhindar dari risiko.

Para pemula khususnya, biasanya belum memahami bagaimana cara mengatur pola berinvestasi.

Mereka umumnya hanya mengikuti skema investasi bagi pemula yang mudah dan menjanjikan return yang menggiurkan saja. Untuk itu, berikut ini 3 cara untuk mengatur pola berinvestasi agar menghasilkan imbal hasil yang optimal.

Membagi investasi berdasarkan risiko

Setiap investasi, memiliki risiko yang berbeda-beda satu sama lain.

Semakin tinggi risikonya maka akan semakin besar imbal hasil yang bisa Anda dapatkan.

Pun begitu sebaliknya, semakin kecil risikonya semakin kecil pula imbal hasil yang bisa didapat.

Saat berinvestasi, maka Anda akan dihadapkan pada pilihan skema investasi manakah yang Anda inginkan. Agar dapat mengatur pola investasi yang sehat, maka sebaiknya bagilah investasi tersebut berdasarkan risikonya.

Untuk membagi risiko, Anda dapat menyesuaikan porsinya sesuai dengan keinginan Anda. Dengan membagi investasi berdasarkan risiko, maka pola berinvestasi yang sehat akan terjaga dan Anda bisa mendapatkan keuntungan yang optimal.

Mengombinasikan Investasi dari berbagai jangka waktu

Jika dilihat dari jangka waktunya, investasi terbagi menjadi dua yaitu investasi jangka pendek dan investasi jangka panjang.

Biasanya dalam menentukan apakah suatu investasi dikatakan jangka pendek atau jangka panjang digunakan batasan satu tahun.

Investasi jangka pendek biasanya memiliki risiko yang lebih rendah namun menjanjikan return yang juga rendah. Agar dapat menghasilkan return yang optimal, maka sebaiknya Anda mengombinasikan investasi dari berbagai jangka waktu. Dengan demikian, Anda memiliki pegangan investasi baik saat jangka pendek maupun jangka panjang.

Membagi investasi berdasarkan likuiditasnya

Pernahkah Anda merasa ingin mencairkan dana yang diinvestasikan namun membutuhkan waktu yang lama? Jika iya, maka Anda perlu mengubah skema investasi Anda menjadi lebih likuid atau membagi porsi investasi berdasarkan likuiditasnya.

Cara ini bisa menjadi alternatif jika Anda ingin menarik uang investasi sewaktu-waktu atau ingin tetap menyimpan uang Anda untuk diinvestasikan dalam jangka waktu yang lama secara lebih fleksibel.

Satu Komentar Tambahkan milikmu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *