Ayo Ahli Di Semua Bidang Keahlian

Bisa mengusai berbagai disiplin ilmu adalah suatu hal yang sangat saya sukai.

Mengapa saya pengen seperti itu?

Sebab terinspirasi dengan para ilmuwan masa lalu.

Ilmuwan masa lalu berbeda dengan ilmuwan sekarang. Bila sekarang hanya fokus pada satu bidang keilmuan yang dikuasai.

Tapi ilmuwan yang saya ketahui dulu juga seorang ulama.

Sebab ulama juga menguasai berbagai bidang ilmu apa saja yang mencakup keagamaan, sains, hingga melahirkan seluk ilmu baru.

Tapi orang sekarang berbeda pandangan. Hanya cukup satu bidang ilmu saja.

Tapi bila ulama sekarang masih mengetahui juga ilmu yang bersifat umum, tapi ada juga yang menyempit lagi semisal ulama hadits, ulama sejarah, ulama ilmu syariah, ulama Quran dan lain sebagainya.

Enak ya bila bisa menguasai ilmu segalanya.

Misalnya ilmu ekonomi, sosiologi, dunia seni, blogging, writing, digital, animasi, kesehatan, keuangan dan lain yang tidak bisa disebutkan secara impresif.

Umpama keahlian saya dibidang menulis, blogging, online publisher tentu saya juga ingin menjadi seorang ahli pertanian, ahli jaringan komputer, ahli dakwah dan seterusnya.

Bila semua kita bisa tentu harus kita gunakan untuk memanusiakan makhluk bukan merakusi makhluk dengan memperalatnya.

Jangan terlalu bangga bila kita hanya menguasai keahlian satu. Selagi kita masih hidup kembangkan lagi kemampuan yang kita bisa.

Sungguh untung bila kita bisa dianggap ahli diberbagai bidang keilmuan yang kebanyakan sekarang cuma satu saja.

Kalau sudah ahli di semua bidang jangan membuat kita angkuh dan sombong tapi rendah hati. Seperti ulama walaupun ilmunya sudah begitu luas ternyata tetap tawadhu.

Sering berbagi ilmunya secara cuma cuma. Lihat saja Majlis taklim, masjid pasti banyak dinaungi ilmu ilmu yang luasnya seluas samudra, tetapi manusia mencari diluar itu.

Dengan Banyak Ilmu Bisa Membantu Masalah Orang Lain

Banyak orang juga membutuhkan uluran tangan dari ketrampilan Anda. Andaikata saya menulis artikel panduan buat blog misalnya tentu saya telah ikut membantu orang yang membutuhkan informasi tersebut.

Misalnya lagi ketika kita menulis pengalaman diterima bekerja di sebuah bank syariah tentu akan ada orang yang mencari informasi tersebut.

Kadang kita juga belum sadar manfaat dari seperti ini. Efeknya kedepan.

Pastikan porsi yang kita tulis didedikasikan dengan tulus hati. Nanti akan terasa bahwa kita mendedikasikan ilmu yang kita punya untuk berbagi kebaikan pula.

Andaikan saya seperti dr. zakir naik yang bisa membantah argumen orang kafir. Beliau ahli dalam berbagai kitan suci agama lain.

Kita harus bisa mencontoh sesuai bidang profesi. Dokter umum bisa ahli dalam semua profesi dokter.

Dan iringi dengan akhlak yang mulia. Percuma punya banyak ilmu dengan segudang prestasi tapi akhlaknya buruk tentu tidak ada nilainya di dunia maupun di akhirat kelak.

Masukkan emailmu untuk dapat pengalaman terbaru:

Delivered by FeedBurner

Ditulis oleh Mukhofas

2 thoughts on “Ayo Ahli Di Semua Bidang Keahlian

  1. Setuju, 🙂 ilmu itu sangat bermanfaat apabila dibagikan, ilmu itu indah dan tidak akan mudah hilang maupun membusuk bila terus digunakan, tetapi ilmu itu tidak ada gunanya jika tidak dilandasi dengan akhlak yang terpuji 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *