Mengeluh : Implikasi Negatif Diri

seringkali manusia itu mengeluhkan banyak hal. mulai dari hal sepele.

kadang seorang manusia seperti saya ini selalu saja mengeluhkan akan banyak hal dalam hidup. dan berimpikasi pada pikiran dan hati.

misalnya keluhan ingin menjadi seorang penulis, keluhan seorang penulis seperti :

  1. kendala yang menghambat untuk memulai menulis
  2. tidak ada ide, ini menambah beban pikiran negatif. pikiran negatif itu malah tidak akan memunculkan ide. maka berpikir postif untuk menemukan ide yang banyak dan bagus.
  3. tidak tersedia laptop/desktop. ini ilusi yang dibuat, karena penulis zaman dulu bisa menulis di kertas kertas, ditempat tempat sejenis yang penting punya kemauan untuk menulisnya.
  4. repot/sibuk mengurus anak atau kerja. ini sebenarnya bisa disiasati untuk menulis diwaktu luang yang masih tersedia. waktu yang tidak tergunakan itu gunakan sebaik baiknya.

saya juga mengalami banyak keluhan keluhan seperti itu, tapi diwaktu waktu yang akan datang untuk berusaha tidak mengeluh. karena mengeluh bagian dari mental pesimis mental pemalas dan menutup diri untuk maju.

karena masa depan tidak datang dengan berpikiran negatif, dengan pikiran positif dan semangat menjalani hidup dengan baik.

pakar otak kanan mas ippho santoso selalu mengatakan hal ini dalam buku bukunya. bahkan saya membaca secara sekilas dalam bukunya “protocol” (maaf tidak ingat secara pasti)

tapi apa yang beliau sampaikan memang ada benarnya.

ditambah dari buku “Terapi Berpikir Positif” karya Dr. Ibrahim El-Fiky juga menguatkan bahwa berpikiran negatif itu mempengaruhi jiwa untuk menhebatkan diri kita.

dan saya berusaha meminimalkan keluhan yang datang dalam diri.

bagaimana dengan Anda?

2 thoughts on “Mengeluh : Implikasi Negatif Diri

  1. Setuju banget mas fikr. Karena dalam al qur’an juga sudah dijelaskan bahwasanya Allah sesuai dengan prasangka hambanya

    Apabila berprasangka baik maka akan muncul kebaikan, begitu juga kebalikannya. Dan saya pernah dengar audiobook dari motivator ternama “tung desem waringin” kalau kalimat diatas terbukti benar. Malah beliau mencoba sebuah eksperimen kecil. Beliau melakukan eksperimen dengan memasukkan nasi dengan jumlah yang sama ke dalam 2 toples kaca bening. 1 toples ditempeli kata2 yang buruk (kita sebut Toples buruk) dan 1 toples lagi ditempeli kata2 yg baik (kita sebut toples baik). Setiap hari keluarga beliau istri dan anaknya disuruh untuk mengucapkan kata2 buruk terhadap toples buruk dan mengucapkan kata baik terhadap toples baik. Dan menakjubkan hasilnya, setelah beberapa hari dibuka nasi yg ada di toples yg buruk mengeluarkan bau busuk dan nasi yg ada di toples baik mengekuarkan bau alkohol (ada proses peragian). Masyaallah.. Kekuatan kata2 positif

    #salamdahsyat
    #bepositive

  2. Setuju banget mas fikr. Karena dalam al qur’an juga sudah dijelaskan bahwasanya Allah sesuai dengan prasangka hambanya

    Apabila berprasangka baik maka akan muncul kebaikan, begitu juga kebalikannya. Dan saya pernah dengar audiobook dari motivator ternama “tung desem waringin” kalau kalimat diatas terbukti benar. Malah beliau mencoba sebuah eksperimen kecil. Beliau melakukan eksperimen dengan memasukkan nasi dengan jumlah yang sama ke dalam 2 toples kaca bening. 1 toples ditempeli kata2 yang buruk (kita sebut Toples buruk) dan 1 toples lagi ditempeli kata2 yg baik (kita sebut toples baik). Setiap hari keluarga beliau istri dan anaknya disuruh untuk mengucapkan kata2 buruk terhadap toples buruk dan mengucapkan kata baik terhadap toples baik. Dan menakjubkan hasilnya, setelah beberapa hari dibuka nasi yg ada di toples yg buruk mengeluarkan bau busuk dan nasi yg ada di toples baik mengeluarkan bau alkohol (ada proses peragian). Masyaallah.. Kekuatan kata2 positif

    #salamdahsyat
    #bepositive

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *